Sebuah kisah cinta dari China telah menyentuh seisi dunia. Kisah cinta sepasang kekasih yang melarikan diri untuk hidup bersama dan saling mengasihi dalam kedamaian.53 tahun yang lalu, Liu Guojiang, pemuda 19 tahun, jatuh cinta pada seorang janda 29 tahun bernama Xu Chaoqin ....
Seperti kisah Romeo dan Juliet, hubungan mereka ditentang dan dicela oleh kerabat dan teman-teman mereka karena perbedaan usia di antara keduanya & kenyataan bahwa Xu sudah punya beberapa anak....
Saat itu masih dianggap tidak bermoral bila seorang pemuda mencintai wanita yang lebih tua. Dan untuk menghindari gossip dan celaan dari lingkungannya, pasangan ini memutuskan untuk melarikan diri dan tinggal di sebuah goa di Desa Jiangjin, di sebelah selatan Chong Qing

Pada mulanya kehidupan mereka sangat menyedihkan karena tidak punya apa-apa. Mereka harus makan rumput-rumputan dan akar-akaran yang mereka temukan di gunung itu. Dan Liu membuat sebuah lampu minyak untuk menerangi hidup mereka.
Xu selalu merasa bahwa ia telah mengikat Liu dan ia berulang-kali bertanya,"Apakah kau menyesal?" Liu selalu menjawab, "Selama kita rajin, kehidupan ini akan menjadi lebih baik".

Setelah 2 tahun tinggal di gunung itu, Liu mulai memahat anak-anak tangga agar isterinya dapat turun gunung dengan mudah. Dan ini berlangsung terus selama 50 tahun.
Tahun 2001, sekelompok petualang melakukan explorasi ke hutan itu. Mereka terheran-heran menemukan pasangan usia lanjut itu dan juga 6000 anak tangga yang telah dibuat Liu. Liu Ming Sheng, satu dari 7 orang anak mereka mengatakan, "Orang tuaku sangat saling mengasihi, mereka hidup menyendiri selama lebih dari 50 tahun dan tak pernah berpisah sehari pun. Selama itu ayah telah memahat 6000 anak tangga itu untuk menyenangkan hati ibuku, walau pun ia tidak terlalu sering turun gunung.

Pasangan ini hidup dalam damai selama lebih dari 50 tahun. Suatu hari Liu yang sudah berusia 72 tahun pingsan ketika pulang dari ladangnya. Xu duduk dan berdoa bersama suaminya sampai Liu akhirnya meninggal dalam pelukannya. Karena sangat mencintai isterinya, genggaman Liu sangat sukar dilepaskan dari tangan Xu, isterinya.
"Kau telah berjanji akan menjagaku dan akan terus bersamaku sampai aku meninggal, sekarang kau telah mendahului ku, bagaimana aku dapat hidup tanpamu?"
Selama beberapa hari Xu terus-menerus mengulangi kalimat ini sambil meraba peti jenasah suaminya dan air mata yang membasahi pipinya.
Pada tahun 2006 kisah ini menjadi salah satu dari 10 kisah cinta yang terkenal di China, yang dikumpulkan oleh majalah Chinese Women Weekly.
Pemerintah telah memutuskan untuk melestarikan "anak tangga cinta" itu, dan tempat kediaman mereka telah dijadikan musium agar kisah cinta ini dapat terus hidup.
2 komentar:
wuuuiihh..hebaaaat bener
ternyata juga ada romeo n juliet versi china ya.
tapi saluuut deg ternyata memang cinta bs membuat smuanya menjadi indah bahkan lebih baik...
kisah Xu & Liu lebih indah dan patut kita tiru. Klo Romeo& Juliet sich cinta pengecut...milih mati daripada berjuang seperti Xu & Liu
Posting Komentar