
Sewaktu SD, Abah dan Mama secara bergantian sakit dan harus diopname di RS Ulin. Tiap hari sepulang sekolah kami singgah kerumah sakit untuk menemani.
Terlintas dipikiran apa yang akan terjadi pada kami jika mereka berdua meninggal. Aku dan adik-adik masih kecil, bagaiman cara kami bisa hidup? Tiap hari kami berdoa semoga Abah dan Mama sembuh dan diberi umur panjang.
Ditengah kegundahan itu datanglah sosok pahlawan yang memberi kami kekuatan.
Ia seorang anak yatim piatu. Ia sama sekali tidak pernah bertemu ayahnya dan hanya sebentar merasakan kasih sayang ibunya. Sejak kecil ia pun sudah harus bekerja sebagai penggembala dan berdagang.
Hidupnya lebih menderita dari kami tapi ia tetap kuat dan justru menjadi tauladan bagi jutaan manusia.
Ia adalah Nabi Muhammad SAW.....
Terima kasih Ya Nabi .... atas tauladanmu
Terima kasih Ya Allah .... atas umur yang panjang bagi orang tua kami
Terlintas dipikiran apa yang akan terjadi pada kami jika mereka berdua meninggal. Aku dan adik-adik masih kecil, bagaiman cara kami bisa hidup? Tiap hari kami berdoa semoga Abah dan Mama sembuh dan diberi umur panjang.
Ditengah kegundahan itu datanglah sosok pahlawan yang memberi kami kekuatan.
Ia seorang anak yatim piatu. Ia sama sekali tidak pernah bertemu ayahnya dan hanya sebentar merasakan kasih sayang ibunya. Sejak kecil ia pun sudah harus bekerja sebagai penggembala dan berdagang.
Hidupnya lebih menderita dari kami tapi ia tetap kuat dan justru menjadi tauladan bagi jutaan manusia.
Ia adalah Nabi Muhammad SAW.....
Terima kasih Ya Nabi .... atas tauladanmu
Terima kasih Ya Allah .... atas umur yang panjang bagi orang tua kami